Singkilpots.com | Ternyata dampak banjir yang menimpa daerah aceh singkil, bukan hanya menjadikan aktiftas darat terhenti, ternyata para nelayan juga terkena dampaknya, pasokan bensin habis, membuat kegiatan nelayan terhenti.
Pasokan Bensin Habis, Ribuan Nelayan Pulau BanyakTidak Melaut
Seperti yang dirilis aceh.tribunnews, Dampak banjir Singkil, Aceh Singkil, tidak hanya dirasakan para korban. Ribuan nelayan yang ada di Kecamatan Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat, Jumat (2/Nov/2016) mulai ikut merasakan dampaknya.
Nelayan di sana tidak bisa melaut lantaran bensin (BBM premium) habis. Setelah sepakn terakhir tidak ada pasokan dari Singkil.
“Di Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat, bensin putus (habis). Akibat banjir pasokan tidak bisa masuk dari Singkil, masyarkat tidak bisa melaut,” kata Taufik anggota DPRK Aceh Singkil, asal Pulau Banyak Barat.
Kondisi tersebut, sangat memukul prekoniman warga di sana sebab hanya mengandalkan mata pencaharian dari mencari ikan di laut. Warga berharap segera ada solusi dari Pemerintah mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) tersebut.
Harga bensin melonjak, persedian premium di Singkil dan Singkil Utara, walaupun langka masih ada pedagang yang menjual eceran. Mereka membelinya menggunakan sepeda motor dari Rimo, Gunung Meriah.
Akan tetapi harganya melonjak tinggi, perliter di jual Rp 20.000. mau tidak mau warga tetap berebut. Sedangkan di Kecamatan Kuala Baru, kebutuhan BBM dipasok dari Aceh Selatan, di sana di jual Rp 15.000 per liter tetap saja itu harga yang berat bagi masyarakat.
