Singkilpost.com| Ada ribuan putra-putri daerah Aceh Singkil yang merantau keluar daerah untuk mencari peluang keberhasilan, terdiri dari perantau pekerja, pelajar, pindah tempat atau karena pernikahan atau minggat total.
Perantau Asal Aceh Singkil Enggan Pulang Ke Kampung Halaman
Yang paling familiar adalah perantau pekerja dan pelajar, ditahun 2016 tercatat di kota Banda Aceh lebih dari 3.000 mahasiswa kelahiran Aceh Singkil, ini belum terhitung yang bekerja. bagaimana jumlah di kota-kota lain seperti medan, siantar sampai ke pulau jawa atau bahkan luar negeri.
Berat Hati kembali ke Kampung Halaman alasan yang paling dominan adalah krisis peluang kerja.
"apa yang bisa saya lakukan di kampung, orang tua saya hanya punya sepetak kebun sawit dan itulah sumber mencukupi kebutuhan keluarga " berikut penuturan para perantau.
Sebagian mereka menambahkan " Disini kami bisa bekerja dan menghargai kinerja kami, di kampung kami tidak punya modal usaha dan tidak mungkin bergantung dengan orang tua, kami berharap bisa kembali, setiap ada peluang kami upayakan, kami tidak pernah absen setiap CPNS dibuka di Aceh Singkil"
Dalam hati kecil para perantau-perantau ini, sangat besar harapan mereka bisa kembali dan tinggal menetap di kampung halaman. namun semua itu terkendala, 80% disebabkan hanya karena masalah ekonomi.
Sangat disayangkan,, sebagian mereka adalah para ahli dari berbagai bidang, sebagai tokoh agama, pembisnis, ahli dalam bidang sains dan teknologi serta bidang-bidang lainnya. namun keahlian mereka dituangkan di daerah lain,
Hal ini akan terus merambat jika tidak ada upaya penanggulangan, sungguh sangat ironi, para sarjana enggan pulang ke kampung halaman dan menuai kesuksesan di perantauannya.
Ketika seseorang mengabdi di tanah kelahirannya maka kinerjanya lebih besar jika dibandingkan dengan pekerja pendatang, karena totalitas semangat kerja dibangun dari cinta terhadap tanah kelahiran.
Bagaimana dengan kabupaten lainnya, mungkin tidak jauh berbeda dengan Aceh Singkil, namun ada juga sebagian pajabat di berbagai kabupaten yang peduli terhadap kesenjangan ini sehingga melakukan berbagai manuver untuk menarik kembali para putra daerah yang bertalenta untuk membangun daerah sendiri.
Bagaiamana dengan kabuten ini.? semua berharap dan semua punya harapan besar. membantu mereka untuk pulang ke kampung halaman sehingga berkumpul dengan sanak familinya.
Mau sampai kapan terus merantau..? terkadang sebagian mereka sudah dikuburkan di tanah daerah lain.
Para perantau Aceh Singkil punya satu selogan yang selalu membekas di hati mereka : Lahir di Aceh Singkil, besar di Rantau Orang dan mengabdi Untuk Masyarakat Aceh Singkil.
