Bahasa Aceh Singkil Semakin Aneh Gara-gara Anak Remaja ini


Bahasa Aceh Singkil Semakin Aneh Gara-gara Anak Remaja ini

Bahasa Aceh Singkil Semakin Aneh Gara-gara Anak Remaja ini

 

singkilpost.com | Kami tidak membahas bahasa murni atau bahasa asli yang pertama ada di Aceh Singkil karena ada banyak jenis bahasa yang digunakan masyarakat di derah ini, namun bahasa yang familiar di Kabupaten Aceh Singkil adalah bahasa pak-pak boang atau orang luar daerah biasa menyebutnya dengan bahasa "Kade-kade"

Dari kota sebulussalam sampai ke pedalaman kabupaten Aceh Singkil bahasa pak-pak boang lebih dominan dan lebih dikenal masyarakat dibandingkan dengan bahasa lainnya. Seiring perkembangan zaman semua bahasa didunia mengalami pembaharuan yang signifikan tapi uniknya bahasa aceh singkil diperbaharui dan dikembangkan oleh pemuda-pemudi yang kurang bertanggung jawab, pengennya sih gaul tapi terlihat aneh dan kadang tidak bermakna jika ditelaah.

Dalam hal ini singkilpost.com merangkum berbagai perbaharuan atau penambahan bahasa yang dicetus anak-anak muda dan juga menjadi familiar bagi kalanangan orang tua terlebih lagi pada kalanagan anak-anak.

Pada tahun 2006 timbul khas bahasa yang aneh, yaitu merubah seluruh huruf vocal menjadi "I" bahasa dasarnya " Oda kittoh " menjadi  "idi kittih" para anak muda kshusnya kalangan SMP dan SMA menggunakan ini di berbagai kecamatan, sistem ini dijadikan sebagai bahasa rahasia agar tidak dimengerti orang tua, namun hanya bertahan 3 tahun sistem bahasa ini sudah lenyap dan sangat jarang orang menggunakannya.

Sebenarnya sistem bahasa ini bukanlah hal baru di daerah-daerah lain juga kerap mengadopsi sistem serupa untuk dijadikan bahasa rahasia dalam sebuah perkumpulan.

Selanjutanya pada tahun 2012 menucul istilah baru yang semakin mencuat yaitu istilah "Oda ko dom" jika diartikan :
Oda : Tidak
Dom : Penuh
Oda ko dom : Kamu tidak penuh
Istilah ini digunakan untuk menyatakan orang miring otaknya, namun anehnya digunakan pada sembarangan orang, terkadang ada anak-anak yang tak segan mengatakan "oda ko dom " ditujukan pada orang-orang tua.

Beberapa bulan kemudian muncul jawaban dari "oda kodom" yaitu " Limpakh". istilah limpakh artinya adalah : air yang sudah memenuhi suatu tempat atau yang biasa dikenal dalam bahasa indonesia "beluber"

Jika ada yang menyatakan "oda ko dom" maka kerap kali di jawab " ko limpakh"  keduanya menyatakan "Gila" kurang waras satu lagi kelebihan waras.

Anehnya bahasa ini diikuti para pendatang dari luar daerah yang ikut-ikutan, misalkan orang aceh, kerap mengatakan "kah hana dom" itulah faktanya.

Pada penghujung tahun 2013 timbul lagi istilah baru lagi, yaitu : "oda me zat" maksudnya apa kami.? pun belum mengetahui maknanya secara pasti, kata ini biasa dikeluarkan jika ada perasaan yang tidak puas atau ada kekurangan pada seseuatu, jadi dikatakan "Oda Me Zat" jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia "tidak ber zat" silahkan fikir sendiri maksudnya apa.

Selain yang diatas ada beberapa istilah lagi yang tidak mungkin semua kami sebutkan karena kurangnya data. dulunya bahasa itu tidak ada dan tiba-tiba muncul ke permukaan di kalangan masyarakat. contoh lainnya"

Lipoh : Kata yang ditujukan untuk wanita seksi
Alalapoh : Messum(esek-esek)
Oda Tanggung : " tidak tanggung" (tapi maksudnya lain)

Itulah dia bahasa atau istilah baru yang dikembangkan anak-anak muda ini, sebagian besar masih diaplikasikan sampai sekarang, tidak menutup kemungkinan bahasa ini akan terus diperbaharui atau bisa dikatakan diobrak-abrik untuk mengejar prediket gaul.

Selamat gaul kawan,, tapi hargai bahasa daerah tercinta ini.