6 Daerah Rawan Kecelekaan Di Jalur Jalan Menuju Singkil
Singkilpost.com | Kecelakaan kendaraan sudah menjadi hal yang lumrah terjadi, yang paling berpotensi penyebab terjadinya kecelakaan adalah kelalaian pengendara yang tidak mematuhi lalu lintas atau tidak mahir dalam mengemudikan kendaraannya. Kecelakaan terkadang berakibat cacat tubuh pada korban bahkan terkadang merengut nyawa.
Perjalanan menuju daerah Aceh Singkil sudah termasuk dalam kategori baik, jalan beraspal dan rute yang tidak terlalu rumit, perjalanan dari kota subulussalam menuju singkil adalah lintas utama (jalan raya) dari pendatang yang bertolak dari Sumatra Utara atau Aceh Selatan.
Ada beberapa daerah yang sangat rentan terjadinya kecelakaan maut di jalur jalan Subulusalam-singkil. kami rangkum untuk anda agar selalu berhati-hati.
1. Turunan Lae Kombih
Jalur ini merupakan jalan sempit, dari penanggalan (subulussalam) kurang dari 1 KM kedepan anda akan menemukan turunan, tepat berada diatas bukit dengan jurang yang dalam disebelah kanan, menurut pengakuan masyarakat di daerah ini kerap terjadi kecelakaan, baik kecelakaan tunggal atau tabrakan, hal ini dipengaruhi oleh sempitnya badan jalan dan tikungan yang tajam, selain itu badan jalan kerap berminyak dan licin disebabkan cairan minyak kelapa sawit yang berjatuhan dari tanki truk dari pabrik yang berada di daerah tersebut.
Kecelakaan yang paling sering terjadi adalah kecelakaan tunggal, roda motor terpelincir, gas mobil loss, binatang menyebrang, pertemuan antar dua kendaraan berat, rem blong dan lain-lain.
2. Turunan Lae Petal
Tidak ada kejelesan nama tempat ini apa, ada yang mengatakan daerah ini lae petal lima, tanjakan lae rimo dan lain-lain, namun lebih familiar disebut lae petal, jalur ini berupa tanjakan/turunan terjal, jika anda bertolak dari subulussalam sebelum mendapati turunan ini anda akan menemukan tikungan terlebih dahulu setelah itu anda mendapatkan turunan nan terjal sampai pada jembatan sungai yang disebut dengan lae petal.
Di Daerah ini kerap terjadi kerusakan pada kendaraan berat, umumnya truk yang berasal dari daerah rimo atau singkil, truk terpaksa berhenti karena tidak mampu menanjak, sering kali terjadi pengendara motor menabrak truk atau terpelset karena ada kerikil berserakan di jalan.
3. Lae Badem
Tanjakan dan turunan ada di daerah ini, baik dari subulussalam atau singkil, tempat ini kerap memakan korban, kecelakaan maut sudah sering terjadi, Daerah ini tepat berada di desa mandumpang kecamatan suro, Menurut pengakuan warga setempat, kecelakaan kerap terjadi karena kecepatan tinggi pengendara sehingga tidak mampu mengendalikan motor atau mobilnya saat mendapati tikungan atau motor yang mendahului mobil dari lajur kiri.
4. Tikungan Misteri
Entah kenapa para supir angkutan umum (L300) menyebutnya tikungan misteri, menurut mereka setiap melalui jalur ini kerap ada keganjilan yang terjadi seperti barang yang jatuh dari dake atas mobil atau tiba-tiba ada binatang muncul dan selalu terjadi di malam hari, tikungan ini termasuk berbentuk L dan beberapa meter ada tikungan kecil di depannya, tikungan ini berada di daerah perbatasan kecamatan suro dan simpang kanan.
Tikungan ini sudah sering menelan korban namun belum pernah terjadi kecelakaan maut, namunpatah tulang, organ tubuh cedera sudah sangat sering terjadi, anehnya kejadian kecelekaan disini kerap terjadi di malam hari tepatnya tengah malam.
5. Persimpangan Pasar Bajis Rimo
Dulunya daerah ini adalah daerah kuliner, disana juga berada statisiun bus mini namun sekerang sudah dilakukan pembaharuan, ada 4 simpang disni entah kenapa seringkali terjadi kecelakaan beruntun dan juga tabrakan masyarakat sering menyebutnya laga kambing.
Simpang 4 ini selalu ramai terlebih lagi di hari minggu, motor dan becak berlalu lalang, jika diperhatikan kita bisa memanuver laju kendaraan dan menyebarang atau belok sesuai jalur aman, namun seringkali ada kendaraan yang tiba-tiba muncul dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. kobannya lebih dominan kaum perempuan.
6. Simpang 3 Kampung Baru
Uniknya di daerah ini sangat jarang terjadi kecelekaan di hari libur atau hari raya padahal ratusan kendaraan tidak berhenti berlalu lalang melalui simpang ini. namun di hari-hari biasa sering terjadi kecelakaan pengendara motor.
Jika diperhatikan disimpang ini ada sebuah tugu, dari subulussalam jika kita ingin menuju kota singkil maka kita berbelok ke kanan, secara teori dengan kecepatan tinggi pun kita masih bisa memprediksi pembagian jalan jika bertemu dengan kendaraan lain namun seringnya terjadi kecelakaan brutal bahkan kecelakaan beruntun di daerah ini.
Mundur ke belakang, tepat di daerah perkebunan sawit, beberapa tikungan juga rawan terjadi kecelakaan.
itulah 6 Daerah Rawan Kecelekaan Di Jalur Jalan Menuju Singkil, harap berhati-hati demi keselamatan diri anda.

0 Response to "6 Daerah Rawan Kecelekaan Di Jalur Jalan Menuju Singkil"