Misteri Jalan Sisik Naga Subulussalam-Singkil


Misteri Jalan Sisik Naga Kota Subulussalam

Misteri Jalan Sisik Naga Subulussalam-Singkil

Singkilpost | Bagi masyarakat kota subulussalam dan Aceh singkil, daerah sisik naga memang sudah tidak asing lagi, ini adalah jalur utama jalan menuju singkil dari kota subulussalam, sejak dahulu kala badan jalan di daerah ini tidak selalu mengalami kerusakan.

Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki jalan ini namun setelah proses dilakukan hasilnya tidak berlangsung lama kerusakan terus terjadi, anehnya kerusakan ini terjadi tidak lazim, tanah amblas, aspal retak dan terus pecah. 

Pada tahun 2006 dilakukan pemindahan jalur, dengan harapan tidak terjadi lagi kerusakan, dipilih jalur atas, tepat diatas bukit jalan utama, namun tetap saja, pemindahan jalur ini tidak memberikan dampak hasil yang memuaskan pengendara.

Ada apa sebenarnya dengan daerah ini.? apakah ada kaitannya dengan cerita mistik yang beredar.? kenapa dikatakan daerah ini dikatakan sisik naga.? pertanyaan ini kerap terbesit difikiran masyarakat. namun belum pernah ada jawaban yang memuaskan.

Kronologi
Menurut pengakuan masyarkat penanggalan, dahulu jalur  penguhubung kota subulussalam-singkil ini tidak melewati daerah sisik naga yang sekarang, melainkan melalui jalur atas, jika anda beranjak daerah penanggalan, setelah melewati jembatan (lae kombih) anda akan mendapati jalan lurus membentang, di penghujung jalan sebelum tanjakan disisi kiri dalam semak belukar ada bekas aspal dahulu yang masih bisa dilihat sampai sekarang,jalan ini melewati satu bukit dan tembus di daerah dataran pekebunan sawit sekarang ( daerah setelah jalur sisik naga red*)

Jadi, sebenarnya inilah jalur utama dahulu, namun entah kenapa dipindahkan ke jalur yang disebut sisik naga sekarang.

Kenapa disebut sisik naga.?
Tidak ada jawaban yang pasti dan buktinya yang nyata, masyarakat penanggalan di sekitar lae kombih pun tidak ada yang mengatakan dengan pasti asal mula nama daerah ini.

Namun ada jawaban unik yang berasal dari daerah Aceh Singkil, bahwa daerah ini disebut sisik naga karena dahulu pernah ditemukan kulit atau sisik ular besar tepat di badan jalan.

Kenapa Badan Jalan selalu rusak.?
Pada tahun 1999 beredar jawaban yang sulit dipercaya namun banyak orang meyakininya, jalan ini rusak karena tepat dibawah tanahnya ada ular yang sangat besar, jika ular ini bergerak maka permukaan tanah akan lengser dan amblas sehingga merusak aspal.

Ada lagi jawaban lain.?
secara ilmiah pernah ada jawaban tentang daerah sisik naga ini, dikatakan bahwa unsur lapisan tanah di jalur ini tidak terstruktur dengan baik, kadar air yang tidak seimbang, dibawah badan jalan juga ditemukan jurang, kondisi tanah ini sangat rawan rusak dan amblas.

Ada lagi.?
Sempat juga ada jawban mistik menyatakan bahwa jalan ini adalah markas besar bangsa jin, konon mereka tidak suka jika daerah ini dijadikan lalu lintas manusia.
 
Kesimpulan:
Belum ada yang bisa disimpulkan, fakta yang bisa dilihat : jalan ini tidak pernah baik normal meskipun dilakukan renovasi, tidak sampai 2 bulan akan kembali rusak seperti semula bahkan semakin parah jika terus dibiarkan. 

Selain itu, ada hal menarik disini, kecelakaan pengendara sangat jarang terjadi di sisik naga, namun di daerah sekitarnya sebelum memasuki area dan setelah area sisik naga, angka kecelakaan semakin meningkat setiap tahun, kecelakaan motor, mobil terperosok masuk ke jurang, motor terpeleset, rem tiba-tiba blong, mesin mobil/motor mati tiba-tiba dan lain-lain.

0 Response to "Misteri Jalan Sisik Naga Subulussalam-Singkil"