Banjir di Aceh Singkil, Masyarakat Berduka

Singkilpost.com | Banjir memang sangat jarang terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, terkecuali di daerah pinggiran bibir pantai atau sungai besar seperti kawasan singkil utara, pulu sarok dan beberapa pedesaan di kecamatan suro, pada tahun 2016 Aceh Singkil berduka, peristiwa banjir besar terjadi, sempat menghentikan aktifitas masyarakat.

Banjir di Aceh Singkil, Masyarakat Berduka

Banjir di Aceh Singkil, Masyarakat Berduka

Seperti yang dilansir regional.kompas., Musibah banjir yang melanda Kabupaten Aceh Singkil semakin meluas setelah hujan lebat beberapa hari tak kunjung berhenti. Akibatnya dari peristiwa  ratusan rumah warga terendam dan arus lalu lintas di jalan lintas umum terputus karena genangan air.

Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridwan mengatakan, Solok Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah yang menghubungkan Kecamatan Singkohor dengan Kecamatan Gunung Meriah tergenang setinggi satu meter.

"Lalu lintas di kawasan itu terputus karena jalan terendam banjir dan tanah longsor," katanya di Singkil, Senin (28/11/2016).

Sungai di Desa Napagaluh, Kecamatan Danau Paris, meluap dan airnya menggenangi ruas jalan umum di Danau Paris menuju ke Sibolga, Sumatera Utara, setinggi 30 cm meskipun masih bisa dilalui kendaraan kecil maupun besar.

Hingga saat ini, hujan masih turun dan banjir di Danau Paris diperkirakan terus meluas, namun sejauh ini air belum masuk ke rumah warga.

Seorang sopir angkutan jurusan Aceh Singkil-Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, mengungkapkan bahwa dua jalan nasional, yakni di kawasan Silatong dan Singkil-Rimo, tidak bisa dilalui kendaraan.

Banjir kembali menggenangi ruas jalan dan 16 kampong di Kecamatan Singkil dan menyebabkan aktivitas warga dan siswa sekolah terganggu.

Tidak sampai disitu,  diketahui delapan batang tiang listrik PLN di Muara Pea, Kecamatan Singkil Utara, roboh.

Tapi, sejak Minggu malam hujan lebat disertai angin kencang masih melanda wilayah itu, akibatnya sejumlah sektor jaringan listrik suplai listriknya terputus hingga siang ini.

sumber :regional.kompas.com