singkilpost.com | Banjir merupakan musibah yang tidak bisa disepelekan, dampak banjir sangat besar, tidak jarang memakan korban, selain itu dampak perekonomian juga terganggu, banyak aktifitas terhenti dan pasokan kebutuhan masyarakat pun terputus, akibatnya harga bahan pangan melonjak tinggi.
Pasca Banjir, Kebutuhan Dapur Melonjak di Singkil
Pasca banjir yang melanda kecamatan Singkil Aceh Singkil dalam Minggu terakhir telah menyebabkan langkanya pasikan gas LPG, begitu juga kebutuhan rumah tangga lainnya seperti Bawang, Cabe Merah dan Tomat, beruntung pasokan LPG sudah berangsur membaik karena dilakukan berbagai manuver.
seperti yang dilansir aceh.today, Ini terjadi disebabkan mobil belum dapat melewati jalan menuju kecamatan tersebut, sehingga harga kebutuhan rumah tangga melonjak drastis.
Arif warga Singkil membenarkan hal tersebut kepada aceh.today saat di konfirmasi Sabtu (03/Des/2016) mengatakan Gas LPG sudah mulai ada tidak susah lagi di cari di seputaran Singkil, tapi warga Singkil mengeluhkan kebutuhan rumah tangga yang melonjak naik bak harga daging. Ungkapnya
Namun Harga cabe capai 120 ribu perkilo bahkan ada yang 130 sedangkan harga tomat 20 ribu per KG padahal selama ini harga tomat hanya berkisar 5 ribu – 6 ribu saja per KG.
Lanjutnya lagi hal itu disebabkan pasokan sangat terbatas sekarang di kecamatan Singkil atas kebutuhan kebutuhan dapur tersebut.
Selama ini pedagang yang menjual kebutuhan dapur itu dari Sumut yang berdatangan ke Singkil. katanya
Sekarang para pedagang yang menjual kebutuhan rumah tersebut tidak datang lagi dikarenakan jalan masih rusak dan belum bisa melintas mengingat masih ada titik titik jalan yang belum bisa di lewati. ia berharap semoga banjir di Singkil sekarang ini segera berlalu dan geliat perekonomian berjalan normal kembali seperti biasanya. tutur Arif (Lingga)
