Tragis.! Seorang Nelayan Singkil Dimangsa Buaya Laut

Tragis.! Seorang Nelayan Singkil Dimangsa Buaya Laut

singkilpost.com | Menggenaskan musibah kembali menimpa nelayan Aceh Singkil, Seorang  Nelayan asal Dusun Keupeng, Kampung Asantola, Kecamatan Pulau Banyak Barat (PBB), Kab Aceh Singkil, dikenal bernama Yumo Gulo (25 thn).

seperti yang dilansir oleh aceh.tribunnews, Yumo Gulo Ditemukan tewas mengapung di laut, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban ditemukan di sekitar Pulau Orongan dalam keadaan kedua tangannya putus, diduga akibat dimangsa buaya laut.

Menurut informasi yang dihimpun Serambi, korban melaut, Rabu (31/11) menggunakan sampan kecil menuju Pulau Matahari. Namun, hingga malam tiba ia tidak pulang ke rumahnya di Dusun Keupang. “Karena curiga, orang tua korban melakukan pencarian,” kata Azwar warga Singkil yang sedang berada di PBB.

Setiba di antara Pulau Matahari dengan Pulau Orongan, orang tua korban menemukan perahu yang dipakai anaknya dalam keadaan kosong. Setelah dilakukan pencarian, Yumo tidak juga ditemukan. Akhirnya sang ayah pulang meminta bantuan warga untuk mencari anaknya.

Setelah dilakukan pencarian sepanjang malam, tidak juga membuahkan hasil. Warga kembali melakukan pencarian esok harinya. Usaha itu membuahkan hasil. Jasad Yumo Gulo ditemukan. “Tapi sudah dalam keadaan tidak bernyawa, terapung dekat Pulau Orongan. Tangan kiri dan kanannya putus dimangsa buaya,” jelas Azwar.

Taufik anggota DPRK Aceh Singkil, asal Pulau Banyak Barat, mengatakan warga mencurigai korban dimakan buaya. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya bahwa tempat ditemukannya mayat Yumo Gulo merupakan sarang buaya laut. “Saat hilang dari awal warga langsung mencurigai dimakan buaya karena lokasi kejadian sebelumnya ada juga nelayan dimakan buaya,” ujar Taufik.