singkilpost.com - Berbicara atau membahas soal pemimpin memang sebuah moment yang sangat seru dan ini terjadi di seluruh penjuru negri dan menarik dibincang-bincangkan orang-orang zaman dahulu, apalagi mereka yang tidak puas dengan sepak terjang pemimpinnya.
"Tanoh na Subur... Laut na pe mbelang
ikan na pe mbue.. hasil na pe mbue.."
Masih ingatkah anda dengan bait tembang diatas, lagu yang sempat tenar di era tahun 2001, dinyanyikan oleh artis kondang (Ali Sagala). dari lagu ini harapan hidup makmur sangat besar di hati masyarakat Aceh Singkil.
Sebuah kabupaten yang berbatasan langsung dengan provinsi sumatra utara. Masyarakat Aceh Singkil sudah mengalami 3 pase pemilihan kepemimpinan kepala daerah tingkat II. seharusnya masyarakat sudah bisa sadar dan cerdas dalam memilih pemimpin kedepan.
Masyarakat Aceh Singkil
terdiri dari berbagai jenis suku, bahkan jenis bahasa pun ada banyak
jumlahnya. selain itu corak agama juga sudah ada sejak dahulu. apa seharusnya yang dilakukan pemimpin di kabupaten ini, untuk kedamaian dan kesejahteraan.
Aceh Singkil sudah maju dan berkembang begitu kabar yang kerap beredar di media cetak dan online atau penyampaian dari pidato orang-orang , perkembangan apa yang bisa dilihat.?
Mereka yang mampu bertahan di tanah Aceh Singkil mereka yang punya bisnis perdagangan, punya lahan pertanian dan peternakan dan punya pangkat ata jabatan pegawai negri. ketiga hal tersebut alasan kuat untuk betahan di tanah tercinta ini, selain itu pengangguran dan honorer yang belum jelas nasib pendapatannya berharap besar mengikuti setiap tes CPNS.
bertahan di kampung halaman harus punya alasan yang kuat dan pendapatan yang jelas untuk bertahan hidup.
Masyarakat yang kurang mampu semakin tidak mampu menyanggupi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. namun uniknya para pedagang dan petani di Aceh Singkil masih mampu meraih keuntungan besar.
Bagaimana Nasib Kabupaten ini ..? tiga, lima atau sepuluh tahun kedepan, sosok pemimpin jenis apa untuk kesejateraan kabupaten tercinta ini.???? mari kita bersikap cerdas dalam memilih pemimpin
